Benteng Tersembunyi Dibawah Alcatraz

Peneliti Temukan Benteng Tersembunyi Dibawah Penjara Alcatraz
Pulau Alcatraz terletak di tengah Teluk San Francisco di California, Amerika Serikat. Pulau ini dulunya merupakan benteng pertahanan militer sebelum dijadikan penjara super-ketat yang memiliki reputasi angker. Banyak napi-napi kelas kakap yang pernah menghuni penjara ini, Al Capone contohnya. Belum lama ini sebuah tim peneliti menemukan sesuatu yang mengejutkan di Alcatraz. Para peneliti Texas A&M tersebut menemukan sisa-sisa benteng militer di Alcatraz dengan menggunakan radar penembus tanah.

Benteng Alcatraz dibangun saat terjadinya demam emas di area tersebut. Pada saat masa Perang saudara, benteng ini kemudian dialih fungsikan menjadi garis pertahanan. Tak pernah ada tembakan dilepas dari benteng itu selama perang, meski simpatisan Konfederasi dipenjara karena mengecam pemerintah federal. Temuan radar terbaru mengungkap benteng tua bersama dengan bangunan gudang senjata serta terowongan yang berasal dari jauh sebelum bangunan penjara utama didirikan pada tahun 1915.

"Sejak 1850-1907 adalah era Benteng Alcatraz," jelas profesor geologi dan geofisika Universitas Texas A&M, Mark Everett, seperti dimuat Fox News, 27 Februari 2014. Sebagian besar benteng yang tersisa tidak dapat diakses di bawah bangunan penjara. Para arkeolog berharap bisa memulai ekskavasi segera, untuk menguak apa yang mereka yakini sebagai temuan penting di bawah penjara. 

"Itu disebut caponier, struktur besar yang menjorok ke teluk dan memberi perlindungan untuk bertahan. Kita telah melihatnya di foto-foto lawas, namun saat ini benar-benar menghilang dari pandangan," kata Everett. Kepada Houston Chronicle, ia menambahkan, Badan Taman Nasional (National Park Service) meminta timnya mencari struktur peninggalan era Perang Sipil di Alcatraz, menggunakan peralatan pemindai bawah tanah yang prinsipnya sama seperti mencari minyak.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Benteng Tersembunyi Dibawah Alcatraz"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.